Mau Kerja Lewat IG? Panduan Bikin Surat Lamaran yang Keren & Dilirik HRD!
Mencari pekerjaan di era digital seperti sekarang ini memang semakin mudah. Salah satu platform media sosial yang sering dimanfaatkan untuk mencari lowongan kerja adalah Instagram (IG). Banyak perusahaan, startup, hingga agensi kreatif yang memposting informasi lowongan kerja melalui akun Instagram mereka. Nah, jika kamu menemukan lowongan pekerjaan menarik di IG, langkah selanjutnya tentu saja mengirimkan surat lamaran kerja. Tapi, bagaimana ya cara membuat surat lamaran kerja yang efektif setelah menemukan info loker dari IG? Yuk, simak panduan lengkapnya!
Mengapa Mencari Kerja Lewat IG?¶
Mungkin kamu bertanya-tanya, kenapa sih sekarang banyak lowongan kerja di Instagram? Sebenarnya, ada beberapa alasan mengapa IG menjadi platform yang populer untuk mencari dan memposting lowongan kerja:
- Visibilitas Tinggi: Instagram memiliki jutaan pengguna aktif di Indonesia. Postingan lowongan kerja di IG berpotensi dilihat oleh banyak orang, terutama jika menggunakan hashtag yang tepat.
- Target Demografi: Banyak pengguna Instagram adalah generasi muda dan profesional muda. Jika perusahaan mencari kandidat dari kelompok demografi ini, IG adalah tempat yang tepat untuk menjangkau mereka.
- Branding Perusahaan: Akun Instagram perusahaan seringkali menampilkan budaya kerja dan nilai-nilai perusahaan. Ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi pencari kerja yang ingin tahu lebih banyak tentang perusahaan sebelum melamar.
- Informasi Cepat dan Ringkas: Postingan lowongan kerja di IG biasanya ringkas dan langsung ke poin. Informasi penting seperti posisi yang dibuka, kualifikasi, dan cara melamar disajikan dengan jelas.
Image just for illustration
Dengan semua kelebihan ini, tidak heran jika mencari kerja lewat IG menjadi semakin populer. Kamu bisa menemukan berbagai jenis pekerjaan, mulai dari entry-level hingga posisi manajerial, di berbagai industri.
Memahami “Surat Lamaran Kerja dari IG”¶
Sebenarnya, istilah “surat lamaran kerja dari IG” sedikit kurang tepat. Yang lebih tepat adalah surat lamaran kerja setelah mendapatkan informasi lowongan kerja dari IG. Proses melamar kerja biasanya tetap dilakukan melalui email, website perusahaan, atau platform rekrutmen lainnya, meskipun informasinya kamu dapatkan dari Instagram.
Intinya, surat lamaran kerjamu tetaplah surat lamaran kerja standar yang profesional. Tidak ada format khusus yang disebut “surat lamaran kerja dari IG”. Yang perlu kamu perhatikan adalah menyebutkan di mana kamu mendapatkan informasi lowongan kerja tersebut, yaitu dari Instagram. Ini penting agar perekrut tahu dari mana kamu mendapatkan informasi ini dan bisa mengukur efektivitas channel rekrutmen mereka.
Struktur Penting dalam Surat Lamaran Kerja¶
Sebelum melihat contoh surat lamaran kerja, penting untuk memahami struktur dasar surat lamaran kerja yang baik dan benar. Struktur ini berlaku umum, termasuk untuk surat lamaran kerja yang kamu buat setelah melihat info loker di IG. Berikut adalah komponen-komponen pentingnya:
- Tempat dan Tanggal Penulisan: Letakkan di bagian kanan atas surat.
- Perihal: Sebutkan secara ringkas tujuan surat, misalnya “Lamaran Kerja untuk Posisi [Nama Posisi]”.
- Lampiran: Jika ada dokumen yang dilampirkan (CV, portofolio, dll.), sebutkan jumlah lampiran.
- Yth. Bapak/Ibu [Nama Perekrut/HRD atau Jabatan]: Tuliskan nama perekrut jika tahu, atau jabatannya jika tidak tahu nama spesifiknya. Hindari penggunaan “Yth. Bapak/Ibu HRD” saja, usahakan lebih spesifik.
- Salam Pembuka: Gunakan salam formal seperti “Dengan hormat,”.
- Paragraf Pembuka:
- Sebutkan dari mana kamu mendapatkan informasi lowongan kerja (misalnya, “Berdasarkan informasi lowongan kerja yang saya peroleh dari akun Instagram [Nama Akun Instagram Perusahaan] pada tanggal [Tanggal],”).
- Sebutkan posisi yang kamu lamar.
- Nyatakan minat dan antusiasme kamu terhadap posisi dan perusahaan.
- Paragraf Isi (Kualifikasi dan Pengalaman):
- Jelaskan secara ringkas kualifikasi pendidikan, pengalaman kerja, dan keterampilan yang relevan dengan posisi yang dilamar.
- Fokus pada pencapaian dan skill yang bisa memberikan nilai tambah bagi perusahaan.
- Gunakan bullet points atau numbering jika perlu untuk memudahkan pembacaan.
- Sesuaikan isi paragraf ini dengan deskripsi pekerjaan yang ada di postingan IG. Tunjukkan bahwa kamu memahami kebutuhan perusahaan dan bagaimana kamu bisa memenuhi kebutuhan tersebut.
- Paragraf Penutup (Harapan dan Ajakan):
- Nyatakan harapan kamu untuk dapat diberikan kesempatan wawancara.
- Sebutkan kembali kesediaan kamu untuk menjelaskan lebih lanjut kualifikasi diri.
- Ucapkan terima kasih atas waktu dan perhatian perekrut.
- Salam Penutup: Gunakan salam formal seperti “Hormat saya,” atau “Sincerely,” (jika menggunakan bahasa Inggris).
- Tanda Tangan dan Nama Lengkap: Letakkan di bagian bawah surat setelah salam penutup.
Image just for illustration
Contoh Surat Lamaran Kerja dari IG (Format Umum)¶
Berikut adalah contoh surat lamaran kerja yang bisa kamu adaptasi setelah mendapatkan informasi lowongan kerja dari Instagram. Ingat, ini hanya contoh, kamu perlu menyesuaikannya dengan data diri dan posisi yang kamu lamar.
[Tempat, Tanggal Penulisan]
Perihal: Lamaran Kerja untuk Posisi Social Media Specialist
Lampiran: 1 Berkas
Yth. Bapak/Ibu [Nama Perekrut/HRD atau Jabatan]
[Nama Perusahaan]
[Alamat Perusahaan]
Dengan hormat,
Berdasarkan informasi lowongan kerja yang saya peroleh dari akun Instagram @[Nama Akun Instagram Perusahaan] pada tanggal [Tanggal Posting], mengenai pembukaan posisi Social Media Specialist, saya sangat tertarik dan bermaksud untuk mengajukan diri pada posisi tersebut.
Saya adalah [Nama Lengkap], lulusan [Jurusan] dari [Nama Universitas] dengan IPK [IPK]. Selama masa kuliah, saya aktif dalam organisasi [Nama Organisasi] sebagai [Jabatan]. Saya memiliki pengalaman [Jumlah Tahun] tahun dalam bidang social media marketing dan content creation. Beberapa pengalaman dan keterampilan yang saya miliki antara lain:
- Mengelola akun media sosial (Instagram, TikTok, Facebook, Twitter) dengan engagement tinggi.
- Membuat konten kreatif (foto, video, copywriting) yang menarik dan efektif.
- Melakukan analisis performance media sosial dan membuat laporan.
- Memahami social media trends dan algoritma platform.
- Menggunakan tools untuk social media management dan analisis.
Saya sangat tertarik dengan posisi Social Media Specialist di [Nama Perusahaan] karena saya melihat [Nama Perusahaan] sebagai perusahaan yang inovatif dan memiliki brand image yang kuat di media sosial. Saya yakin dengan pengalaman dan keterampilan yang saya miliki, saya dapat memberikan kontribusi positif dan membantu meningkatkan brand awareness serta engagement [Nama Perusahaan] di platform media sosial.
Terlampir bersama surat lamaran ini adalah Curriculum Vitae (CV) yang berisi informasi lebih detail mengenai riwayat pendidikan, pengalaman kerja, dan keterampilan saya. Saya sangat berharap dapat diberikan kesempatan untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai potensi diri saya dalam wawancara.
Atas waktu dan perhatian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.
Hormat saya,
[Tanda Tangan]
[Nama Lengkap]
Catatan Penting:
- Ganti bagian yang diberi kurung siku ([…]) dengan informasi yang sesuai dengan data dirimu dan lowongan pekerjaan yang kamu lamar.
- Pastikan nama akun Instagram perusahaan ditulis dengan benar.
- Periksa kembali tanggal postingan lowongan kerja di Instagram.
- Sesuaikan isi surat lamaran dengan deskripsi pekerjaan yang tertera di postingan IG.
Tips Membuat Surat Lamaran Kerja yang Menarik Perhatian Perekrut¶
Surat lamaran kerja adalah kesan pertama kamu di mata perekrut. Oleh karena itu, penting untuk membuat surat lamaran kerja yang menarik dan profesional. Berikut adalah beberapa tips yang bisa kamu terapkan:
- Riset Perusahaan: Sebelum menulis surat lamaran, lakukan riset tentang perusahaan yang kamu lamar. Pelajari visi, misi, nilai-nilai perusahaan, produk atau layanan yang ditawarkan, dan budaya kerja. Informasi ini bisa kamu dapatkan dari website perusahaan, akun media sosial (termasuk Instagram), atau berita-berita tentang perusahaan. Dengan memahami perusahaan, kamu bisa menyesuaikan surat lamaranmu agar lebih relevan dan menunjukkan bahwa kamu benar-benar tertarik dengan perusahaan tersebut.
- Personalisasi Surat Lamaran: Jangan gunakan surat lamaran kerja yang generik untuk semua lowongan. Sesuaikan setiap surat lamaran dengan posisi dan perusahaan yang kamu lamar. Perhatikan deskripsi pekerjaan, kualifikasi yang dibutuhkan, dan nilai-nilai perusahaan. Tunjukkan bahwa kamu memahami kebutuhan perusahaan dan bagaimana kamu bisa memenuhi kebutuhan tersebut.
- Gunakan Bahasa yang Profesional dan Jelas: Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, formal namun tetap engaging. Hindari penggunaan bahasa gaul, singkatan yang tidak jelas, atau typo. Pastikan surat lamaranmu mudah dibaca dan dipahami. Gunakan kalimat yang efektif dan langsung ke poin.
- Fokus pada Kualifikasi yang Relevan: Soroti pengalaman, keterampilan, dan kualifikasi yang paling relevan dengan posisi yang kamu lamar. Jangan hanya menyebutkan daftar riwayat hidupmu, tapi jelaskan bagaimana kualifikasi tersebut bisa bermanfaat bagi perusahaan. Berikan contoh konkret pencapaianmu di pekerjaan sebelumnya yang relevan dengan posisi yang dilamar.
- Tunjukkan Antusiasme dan Motivasi: Ekspresikan antusiasme dan motivasi kamu untuk bergabung dengan perusahaan dan posisi yang dilamar. Perekrut ingin melihat kandidat yang benar-benar tertarik dan bersemangat untuk bekerja di perusahaan mereka. Jelaskan mengapa kamu tertarik dengan perusahaan tersebut dan apa yang membuatmu termotivasi untuk melamar posisi ini.
- Perhatikan Format dan Tata Letak: Gunakan format surat lamaran kerja yang standar dan profesional. Pastikan tata letak surat rapi, bersih, dan mudah dibaca. Gunakan font yang profesional (misalnya Arial, Times New Roman, Calibri) dengan ukuran yang nyaman dibaca. Perhatikan spacing dan margin agar surat terlihat profesional.
- Proofread dengan Teliti: Sebelum mengirimkan surat lamaran, proofread dengan teliti. Periksa kembali tata bahasa, ejaan, dan tanda baca. Kesalahan kecil seperti typo bisa memberikan kesan kurang profesional. Minta teman atau keluarga untuk membaca surat lamaranmu sebelum dikirim untuk mendapatkan fresh eyes.
Image just for illustration
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari dalam Surat Lamaran Kerja¶
Selain tips di atas, ada beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan pelamar kerja dalam surat lamaran. Hindari kesalahan-kesalahan ini agar surat lamaranmu tidak langsung ditolak oleh perekrut:
- Surat Lamaran Generik: Mengirimkan surat lamaran yang sama untuk semua lowongan kerja tanpa personalisasi.
- Salah Nama Perusahaan atau Posisi: Kesalahan fatal yang menunjukkan kurangnya perhatian dan riset.
- Informasi Kontak Tidak Lengkap atau Salah: Perekrut tidak bisa menghubungi kamu jika informasi kontak salah atau tidak lengkap.
- Terlalu Panjang dan Bertele-tele: Perekrut biasanya membaca banyak surat lamaran, jadi buatlah surat lamaran yang ringkas, padat, dan langsung ke poin.
- Tata Bahasa dan Ejaan yang Buruk: Menunjukkan kurangnya profesionalisme dan perhatian terhadap detail.
- Terlalu Banyak Menggunakan “Saya”: Fokus pada apa yang bisa kamu berikan untuk perusahaan, bukan hanya apa yang perusahaan bisa berikan untukmu.
- Nada Bicara yang Terlalu Santai atau Tidak Profesional: Surat lamaran adalah dokumen formal, gunakan nada bicara yang profesional.
- Tidak Menyertakan Informasi Penting: Misalnya, tidak menyebutkan dari mana mendapatkan informasi lowongan kerja (dalam konteks “surat lamaran kerja dari IG”).
- Format yang Berantakan dan Tidak Profesional: Tata letak surat yang tidak rapi dan sulit dibaca.
- Tidak Melakukan Proofread: Mengirimkan surat lamaran tanpa diperiksa kembali, sehingga terdapat typo atau kesalahan lainnya.
Dengan menghindari kesalahan-kesalahan ini, kamu bisa meningkatkan peluang surat lamaranmu dibaca dan dipertimbangkan oleh perekrut.
Setelah Mengirim Surat Lamaran Kerja¶
Setelah mengirimkan surat lamaran kerja, jangan hanya menunggu. Ada beberapa langkah follow-up yang bisa kamu lakukan:
- Catat Tanggal Pengiriman: Simpan catatan tanggal kamu mengirimkan surat lamaran dan melalui channel apa (email, website, dll.).
- Follow-up Email (Jika Diperbolehkan): Jika setelah beberapa waktu (misalnya 1-2 minggu) kamu belum mendapatkan kabar, kamu bisa mengirimkan follow-up email singkat. Tanyakan status lamaranmu dengan sopan. Namun, perhatikan instruksi dalam postingan lowongan kerja. Beberapa perusahaan mungkin tidak memperbolehkan follow-up kecuali dipanggil untuk wawancara.
- Pantau Akun Media Sosial Perusahaan (Termasuk IG): Terkadang, perusahaan mengumumkan perkembangan proses rekrutmen melalui akun media sosial mereka. Pantau akun IG perusahaan untuk mendapatkan update terbaru.
- Persiapkan Diri untuk Wawancara: Sambil menunggu kabar, persiapkan diri untuk wawancara. Pelajari lebih lanjut tentang perusahaan, posisi yang dilamar, dan pertanyaan-pertanyaan umum dalam wawancara kerja. Latihan menjawab pertanyaan wawancara dan siapkan pertanyaan untuk diajukan kepada perekrut.
Image just for illustration
Mencari kerja memang membutuhkan kesabaran dan ketekunan. Dengan membuat surat lamaran kerja yang baik, profesional, dan disesuaikan dengan lowongan yang kamu lamar (termasuk yang kamu temukan di IG), kamu akan selangkah lebih dekat menuju pekerjaan impianmu. Ingat, surat lamaran kerja adalah representasi dirimu di atas kertas. Buatlah kesan yang terbaik!
Semoga panduan ini bermanfaat untuk kamu yang sedang mencari kerja dan menemukan lowongan menarik di Instagram. Jangan ragu untuk mencoba tips-tips di atas dan sesuaikan dengan kebutuhanmu.
Bagaimana pengalamanmu mencari kerja lewat Instagram? Atau mungkin kamu punya tips tambahan dalam membuat surat lamaran kerja? Yuk, berbagi di kolom komentar di bawah ini!
Posting Komentar