Panduan Lengkap: Cara Mudah Berhenti Berlangganan PLN & Contoh Surat Terbaru
Menghentikan layanan listrik dari PLN bukanlah perkara mencabut kabel meteran begitu saja. Ada prosedur resmi yang perlu diikuti, salah satunya adalah mengajukan surat permohonan berhenti berlangganan. Surat ini jadi dokumen penting yang formalitas pengajuan Anda diakui oleh pihak PLN. Tanpa prosedur resmi, status Anda masih dianggap pelanggan aktif dan bisa saja tagihan terus berjalan.
Mengurus penghentian langganan ini diperlukan karena berbagai alasan, mulai dari pindah rumah, properti yang sudah dijual atau dirobohkan, sampai beralih menggunakan sumber energi lain secara total. Apapun alasannya, komunikasi yang jelas dan formal kepada PLN sangat penting agar prosesnya berjalan lancar dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Jangan sampai niat berhenti malah berujung pada tagihan menumpuk atau masalah legal lainnya.
Kenapa Harus Mengajukan Surat Permohonan Berhenti Berlangganan?¶
Surat permohonan berhenti berlangganan PLN memiliki peran krusial dalam proses penghentian layanan listrik Anda. Dokumen ini secara resmi menyatakan keinginan Anda untuk tidak lagi menjadi pelanggan di alamat atau dengan ID pelanggan tertentu. Fungsinya lebih dari sekadar pemberitahuan; ini adalah bukti tertulis pengajuan Anda.
Selain sebagai bukti formal, surat ini juga berisi detail penting seperti identitas Anda, data pelanggan PLN, alasan berhenti, dan permohonan spesifik yang Anda ajukan. Informasi ini membantu PLN memproses permintaan Anda dengan benar dan cepat. Tanpa surat atau pengajuan resmi melalui kanal yang ditentukan, sistem PLN akan tetap mencatat Anda sebagai pelanggan aktif, lengkap dengan kewajiban membayar tagihan bulanan.
Image just for illustration
Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengajukan Permohonan?¶
Idealnya, pengajuan permohonan berhenti berlangganan dilakukan jauh sebelum Anda benar-benar ingin layanan listriknya berhenti. Prosesnya tidak instan, bisa memakan waktu beberapa hari hingga minggu tergantung antrean dan kelengkapan dokumen. Jadi, jangan menunggu sampai hari H pindah rumah atau bangunan dirobohkan baru mengurusnya.
Ajukan permohonan setidaknya 1-2 minggu sebelum tanggal target penghentian layanan. Ini memberikan cukup waktu bagi pihak PLN untuk memproses permohonan Anda, melakukan survei jika perlu, dan menjadwalkan pembongkaran meteran listrik. Merencanakan pengajuan lebih awal akan mengurangi potensi stres dan memastikan semuanya berjalan sesuai jadwal Anda.
Alasan Umum Berhenti Berlangganan PLN¶
Ada beberapa skenario umum yang membuat seseorang perlu mengajukan permohonan berhenti berlangganan PLN. Memahami alasan ini bisa membantu Anda merumuskan permohonan dengan lebih jelas.
- Pindah Alamat: Ini paling sering terjadi. Anda pindah ke lokasi lain yang sudah memiliki sambungan listrik, atau Anda menjual properti lama dan pemilik baru akan mengurus sambungan atas namanya (meskipun transfer nama pelanggan juga opsi).
- Properti Dijual/Dirobohkan: Jika bangunan tempat sambungan listrik berada sudah dijual ke pihak lain yang akan mengurus sendiri, atau bangunan tersebut akan dirobohkan, layanan listrik tentu harus dihentikan.
- Beralih ke Sumber Energi Lain: Meskipun jarang, ada kemungkinan pelanggan beralih total ke energi terbarukan seperti panel surya off-grid dan tidak memerlukan sambungan PLN lagi.
- Instalasi Ganda: Dalam beberapa kasus, mungkin terjadi kesalahan instalasi sehingga satu lokasi memiliki dua sambungan PLN. Jika salah satunya tidak diperlukan, permohonan penghentian perlu diajukan untuk yang tidak terpakai.
- Pelanggan Meninggal Dunia dan Properti Tidak Ditinggali: Jika pemilik sambungan listrik meninggal dan properti tidak ada yang menempati atau diwariskan, ahli waris bisa mengajukan permohonan penghentian.
Apapun alasannya, pastikan Anda bisa menjelaskannya dengan singkat dan jelas dalam surat permohonan atau saat mengisi formulir pengajuan online.
Persyaratan Dokumen yang Perlu Disiapkan¶
Sebelum Anda mulai menulis surat atau mengajukan permohonan, pastikan Anda sudah menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan. Kelengkapan dokumen akan sangat memperlancar proses pengajuan.
- Kartu Identitas Pemohon (KTP): Ini adalah bukti identitas Anda sebagai pemohon. Pastikan KTP masih berlaku.
- ID Pelanggan PLN / Nomor Meter: Ini adalah nomor unik yang mengidentifikasi sambungan listrik di lokasi tersebut. Nomor ini biasanya tercantum di tagihan listrik bulanan atau di meteran itu sendiri.
- Bukti Pembayaran Tagihan Listrik Terakhir: PLN akan memastikan tidak ada tunggakan tagihan sebelum memproses penghentian. Siapkan bukti lunas bulan terakhir.
- Surat Kuasa (Jika Diwakilkan): Jika Anda tidak bisa mengurus sendiri dan mewakilkan kepada orang lain, siapkan surat kuasa bermaterai. Lampirkan juga KTP pemberi dan penerima kuasa.
- Dokumen Pendukung Alasan Berhenti (Opsional, tapi disarankan): Tergantung alasan Anda, dokumen ini bisa sangat membantu. Contohnya: Akta Jual Beli (jika properti dijual), Surat Keterangan Bangunan dari Kelurahan/Desa (jika dirobohkan), Akta Kematian dan surat keterangan ahli waris (jika pelanggan meninggal).
Siapkan fotokopi dari semua dokumen ini dan bawa dokumen aslinya jika Anda datang langsung ke kantor layanan PLN. Jika pengajuan via online, Anda biasanya akan diminta mengunggah scan atau foto dokumen-dokumen ini.
Surat Permohonan: Fokus Utama Pengajuan Anda¶
Surat permohonan ini adalah inti dari pengajuan berhenti berlangganan Anda. Meskipun kini pengajuan bisa dilakukan online, konsep surat ini tetap relevan karena informasi yang ada di dalamnya adalah apa yang dibutuhkan PLN. Jika Anda mengajukan secara manual ke kantor PLN, surat ini wajib dilampirkan.
Surat ini harus jelas, lugas, dan memuat semua informasi penting yang dibutuhkan PLN. Formatnya mirip surat resmi pada umumnya.
Image just for illustration
Komponen Penting dalam Surat Permohonan¶
Sebuah surat permohonan berhenti berlangganan PLN yang baik setidaknya harus memuat bagian-bagian berikut:
- Kop Surat (Opsional, jika dari perusahaan): Jika permohonan diajukan oleh perusahaan, gunakan kop surat perusahaan. Untuk perorangan, tidak perlu kop surat.
- Tempat dan Tanggal Surat Dibuat: Tuliskan kota tempat surat dibuat dan tanggal penulisan.
- Pihak Penerima: Alamatkan surat kepada pimpinan PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) atau kantor cabang yang relevan dengan lokasi Anda. Cari tahu nama unit layanan PLN di area Anda.
- Perihal: Jelaskan secara singkat tujuan surat, yaitu “Permohonan Penghentian Berlangganan Tenaga Listrik”.
- Identitas Pemohon: Cantumkan nama lengkap, alamat sesuai KTP, nomor KTP, dan nomor telepon yang mudah dihubungi.
- Detail Pelanggan PLN: Ini sangat krusial. Cantumkan ID Pelanggan PLN, Nomor Meter (jika tahu), alamat lengkap lokasi terpasangnya listrik sesuai tagihan, dan daya listrik terpasang (misal: 1300 VA, 2200 VA). Pastikan semua detail ini akurat sesuai data PLN.
- Isi Surat: Jelaskan dengan singkat dan jelas maksud Anda, yaitu mengajukan permohonan penghentian langganan. Sebutkan alasan penghentian tersebut (misal: karena rumah telah dijual, karena bangunan dirobohkan, dsb.). Mohon agar pihak PLN segera memproses pengajuan, melakukan pencabutan KWh meter, dan menyelesaikan administrasi terkait, termasuk pengembalian Uang Jaminan Langganan (UJL).
- Penutup: Sampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan kerja sama pihak PLN selama ini.
- Hormat Kami / Tanda Tangan: Cantumkan nama lengkap Anda dan tanda tangan di atasnya.
Contoh Surat Permohonan Berhenti Berlangganan PLN¶
Berikut adalah contoh format surat yang bisa Anda gunakan. Ingat, ini hanyalah contoh, Anda bisa menyesuaikannya dengan situasi dan gaya bahasa Anda sendiri, asalkan informasinya lengkap.
[Nama Kota], [Tanggal]
Perihal: Permohonan Penghentian Berlangganan Tenaga Listrik
Kepada Yth.
Pimpinan
PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan [Nama Unit Layanan PLN]
di Tempat
Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama Lengkap : [Nama Lengkap Anda sesuai KTP]
Nomor KTP : [Nomor KTP Anda]
Alamat Lengkap : [Alamat Lengkap Anda sesuai KTP]
Nomor Telepon/HP : [Nomor Telepon Anda yang aktif]
Dengan ini mengajukan permohonan penghentian berlangganan tenaga listrik atas nama pelanggan:
Nama Pelanggan : [Nama Pelanggan sesuai Tagihan/Data PLN]
ID Pelanggan : [ID Pelanggan PLN]
Nomor Meter : [Nomor Meter (jika diketahui)]
Alamat Lokasi : [Alamat Lengkap Lokasi Terpasangnya Listrik sesuai Tagihan]
Daya Tersambung : [Daya Terpasang, misal: 1300 VA]
Adapun alasan saya mengajukan permohonan penghentian ini adalah [Jelaskan Alasan Anda Secara Singkat dan Jelas, contoh: karena rumah di alamat tersebut telah kami jual / karena bangunan di lokasi tersebut akan dirobohkan / karena pindah tugas ke luar kota dan rumah lama tidak ditempati].
Sehubungan dengan hal tersebut, kami mohon kiranya pihak PT PLN (Persero) dapat segera memproses permohonan penghentian ini, melakukan pencabutan KWh meter, serta menyelesaikan administrasi terkait, termasuk pengembalian Uang Jaminan Langganan (UJL) yang pernah kami setorkan.
Sebagai kelengkapan administrasi, bersama surat ini kami lampirkan:
1. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemohon.
2. Fotokopi Bukti Pembayaran Tagihan Listrik Terakhir (Lunas).
3. Fotokopi Dokumen Pendukung lainnya (jika ada, misal: Akta Jual Beli/Surat Keterangan Bangunan).
Besar harapan kami agar permohonan ini dapat segera diproses. Atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.
Hormat saya,
[Tanda Tangan]
[Nama Lengkap Anda]
Catatan:
* Ganti bagian dalam kurung siku [ ] dengan informasi yang sesuai.
* Pastikan nama pelanggan sesuai dengan data yang tercatat di PLN. Jika berbeda (misal: nama pemilik lama), Anda mungkin perlu membawa bukti kepemilikan baru atau surat keterangan lain.
* Lampirkan dokumen-dokumen yang disebutkan.
Panduan Menulis Surat Permohonan Anda Sendiri¶
Menggunakan contoh di atas sangat membantu, tapi memahami setiap bagiannya memastikan Anda tidak salah mengisi data.
- Identitas Pemohon: Pastikan nama dan KTP yang tertera adalah milik orang yang berhak mengajukan (pemilik/ahli waris/yang diberi kuasa).
- Detail Pelanggan: Ini bagian paling vital. Double check ID Pelanggan dan alamat lokasi. Satu angka atau huruf salah saja bisa membuat prosesnya terhambat karena data tidak cocok.
- Alasan: Jujur dan lugas. PLN perlu tahu konteks permohonan Anda. Apakah karena properti sudah tidak ada, atau hanya tidak ingin jadi pelanggan lagi di situ.
- Permohonan Spesifik: Jelaskan dengan jelas apa yang Anda harapkan, yaitu penghentian layanan, pencabutan meter, dan penyelesaian administrasi termasuk UJL. Menyebut UJL penting agar hak Anda atas uang jaminan tersebut tidak terlewat.
Tulis surat dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar, namun tidak perlu terlalu kaku. Gaya bahasa yang sopan dan jelas sudah cukup. Cetak surat di atas kertas HVS dan tandatangani.
Image just for illustration
Cara Mengajukan Permohonan Berhenti Langganan ke PLN¶
Setelah surat dan dokumen siap, ada dua cara utama untuk mengajukan permohonan ini:
Lewat Aplikasi PLN Mobile¶
Ini adalah cara yang paling disarankan di era digital ini. PLN Mobile memudahkan pelanggan mengurus berbagai layanan, termasuk permohonan non-teknis seperti penghentian sementara atau permanen.
- Unduh dan instal aplikasi PLN Mobile di smartphone Anda.
- Daftar atau masuk menggunakan akun Anda.
- Cari menu terkait pelayanan atau pengaduan. Biasanya ada opsi untuk “Pasang Baru”, “Perubahan Daya”, “Pengaduan”, atau “Pelayanan Lainnya”. Anda mungkin perlu mencari fitur spesifik untuk penghentian langganan atau mengajukannya melalui menu pengaduan dengan memilih kategori yang relevan.
- Ikuti instruksi pengisian formulir digital. Anda akan diminta mengisi detail pelanggan, alasan permohonan, dan mengunggah dokumen-dokumen yang dipersyaratkan (foto/scan KTP, bukti bayar, surat permohonan yang sudah Anda buat dan tandatangani).
- Setelah semua data terisi dan dokumen terunggah, kirim permohonan Anda. Anda biasanya akan mendapatkan nomor tiket atau nomor registrasi pengajuan yang bisa dilacak statusnya di aplikasi.
Mengajukan via PLN Mobile seringkali lebih cepat dalam hal antrean administrasi, dan Anda bisa memantaunya kapan saja.
Datang Langsung ke Kantor Layanan PLN¶
Ini adalah cara tradisional yang masih bisa dilakukan. Cocok jika Anda punya pertanyaan yang perlu dijawab langsung atau lebih nyaman berinteraksi tatap muka.
- Siapkan semua dokumen asli dan fotokopiannya.
- Kunjungi kantor layanan PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) atau kantor cabang terdekat yang melayani wilayah Anda. Pastikan Anda datang pada jam operasional.
- Ambil nomor antrean untuk layanan pelanggan atau bagian pelayanan teknis.
- Sampaikan maksud Anda untuk mengajukan permohonan berhenti berlangganan. Petugas akan meminta surat permohonan dan dokumen Anda.
- Petugas akan memeriksa kelengkapan dokumen dan memasukkan data permohonan ke sistem. Anda mungkin akan diminta mengisi formulir tambahan.
- Simpan tanda terima atau bukti pengajuan yang diberikan oleh petugas sebagai referensi Anda.
Cara langsung ini membutuhkan waktu dan tenaga untuk datang ke lokasi, serta potensi mengantre. Namun, Anda bisa langsung bertanya jika ada hal yang kurang jelas.
Apa yang Terjadi Setelah Mengajukan Permohonan?¶
Pengajuan permohonan hanyalah langkah awal. Setelah itu, ada beberapa tahapan yang akan dilakukan oleh PLN:
- Verifikasi Administrasi: Pihak PLN akan memeriksa kelengkapan surat dan dokumen yang Anda serahkan, serta mencocokkan data pelanggan di sistem mereka. Mereka juga akan memeriksa apakah ada tunggakan tagihan. Pastikan tidak ada tunggakan!
- Survei Lapangan: Petugas PLN kemungkinan akan datang ke lokasi untuk memverifikasi alamat, kondisi fisik KWh meter, dan mencocokkan dengan alasan pengajuan Anda. Ini penting untuk memastikan kebenaran data dan kondisi di lapangan sebelum membongkar aset PLN (KWh meter).
- Penyelesaian Administrasi Keuangan: Jika permohonan disetujui, PLN akan melakukan perhitungan akhir. Ini termasuk memastikan semua tagihan lunas dan menghitung pengembalian Uang Jaminan Langganan (UJL).
- Pembongkaran KWh Meter dan Pemutusan Sambungan: Ini adalah tanda resmi layanan berhenti. Petugas teknis dari PLN akan datang ke lokasi untuk melepas KWh meter, Miniature Circuit Breaker (MCB), dan mungkin kabel sambungan dari tiang ke rumah. Meteran adalah aset PLN dan harus diambil oleh mereka. Anda akan diberikan berita acara pembongkaran.
- Pengembalian Uang Jaminan Langganan (UJL): Setelah semua proses selesai dan meteran dibongkar, PLN wajib mengembalikan UJL yang pernah Anda setorkan saat awal pasang listrik. Proses pengembalian ini bisa ditransfer ke rekening bank Anda. Jika ada tunggakan yang belum terbayar saat pengajuan, UJL ini bisa dipotong untuk melunasi tunggakan tersebut.
Seluruh proses ini bisa memakan waktu bervariasi, tergantung volume permohonan di unit PLN terkait dan kelancaran proses di lapangan.
Image just for illustration
Fakta Menarik Seputar Layanan Berhenti Berlangganan PLN¶
Mungkin ada beberapa hal menarik yang perlu Anda tahu terkait penghentian layanan listrik ini:
- Uang Jaminan Langganan (UJL): UJL adalah sejumlah uang yang disetorkan pelanggan saat pertama kali mendaftar sambungan listrik. Fungsinya sebagai jaminan pembayaran tagihan. UJL ini wajib dikembalikan oleh PLN ketika pelanggan berhenti berlangganan secara resmi, setelah dikurangi jika ada tunggakan atau biaya lain yang relevan. Jumlah UJL bervariasi tergantung daya terpasang saat awal.
- KWh Meter Adalah Aset PLN: Meteran listrik yang terpasang di rumah Anda bukanlah milik pribadi, melainkan aset milik PLN yang dipinjamkan kepada pelanggan untuk mengukur pemakaian listrik. Oleh karena itu, pembongkaran meteran hanya boleh dilakukan oleh petugas resmi PLN.
- Proses Bisa Lebih Cepat via Online: Sejak adanya aplikasi PLN Mobile, banyak proses layanan pelanggan yang bisa dipercepat karena birokrasi kertas berkurang dan antrean fisik di kantor bisa dihindari. Memantau status pengajuan juga jadi lebih mudah.
- Konsekuensi Jika Tidak Mengurus Resmi: Jika Anda “berhenti” sendiri (misalnya memutus kabel secara ilegal) tanpa mengikuti prosedur resmi, Anda masih tercatat sebagai pelanggan aktif, tagihan akan terus berjalan (berdasarkan estimasi pemakaian minimum atau daya terpasang), dan Anda bisa dikenakan denda atau sanksi hukum karena dianggap merusak aset PLN dan mencuri listrik jika ada indikasi pemakaian tanpa meteran. UJL Anda juga tidak akan kembali.
Memahami fakta-fakta ini menggarisbawahi pentingnya mengurus penghentian langganan melalui jalur resmi.
Tips Agar Proses Penghentian Berlangganan Lancar¶
Untuk memastikan pengajuan Anda berjalan mulus tanpa hambatan, coba terapkan tips berikut:
- Pastikan Tidak Ada Tunggakan: Ini adalah syarat mutlak. Lunasi semua tagihan listrik hingga bulan terakhir sebelum Anda mengajukan permohonan. Cek di aplikasi PLN Mobile atau loket pembayaran.
- Siapkan Dokumen Lengkap dan Jelas: Pastikan semua fotokopi dokumen terbaca dengan jelas dan bawa dokumen asli saat ke kantor PLN. Jika mengunggah online, pastikan kualitas foto/scan baik.
- Gunakan PLN Mobile: Jika Anda familiar dengan teknologi, gunakan aplikasi PLN Mobile. Ini cara paling efisien dan cepat untuk memulai proses. Anda bisa mengajukan kapan saja tanpa perlu antre di kantor.
- Tulis Alasan dengan Spesifik: Dalam surat atau formulir online, jelaskan alasan berhenti Anda dengan spesifik dan singkat.
- Simpan Bukti Pengajuan: Baik itu nomor tiket dari PLN Mobile atau tanda terima dari kantor, simpan bukti ini baik-baik untuk memantau status dan sebagai pegangan jika ada masalah.
- Komunikasi Proaktif (Jika Perlu): Jika proses terasa lama atau ada kendala yang tidak jelas, jangan ragu menghubungi Contact Center PLN 123 atau datang kembali ke kantor layanan dengan membawa bukti pengajuan Anda.
- Pahami Hak Anda atas UJL: Jangan lupa bahwa Uang Jaminan Langganan Anda berhak dikembalikan. Pastikan proses pengembalian ini termasuk dalam penyelesaian administrasi akhir.
Mengikuti tips ini akan sangat membantu mempercepat dan melancarkan proses penghentian berlangganan listrik Anda.
Kemungkinan Kendala dan Solusinya¶
Dalam mengurus permohonan ini, bisa saja muncul beberapa kendala. Jangan panik, ada solusinya:
- Kendala: Masih Ada Tunggakan: Solusi: Segera lunasi tunggakan tersebut. Pengajuan tidak akan diproses sebelum tunggakan lunas.
- Kendala: Data Pelanggan Tidak Sesuai: Solusi: Pastikan nama di ID pelanggan sesuai dengan data di PLN. Jika nama di KTP pemohon berbeda (misal karena warisan atau properti sudah berpindah tangan tapi nama pelanggan belum diganti), Anda mungkin perlu melampirkan dokumen pendukung seperti Akta Waris atau Akta Jual Beli, atau mengurus balik nama pelanggan terlebih dahulu (meski seringkali penghentian bisa langsung diurus pemilik baru dengan bukti kepemilikan). Konfirmasi ke PLN unit setempat bagaimana prosedur terbaiknya.
- Kendala: Dokumen Tidak Lengkap/Tidak Jelas: Solusi: Periksa kembali daftar persyaratan dan lengkapi dokumen. Pastikan fotokopi atau hasil scan dokumen jelas terbaca.
- Kendala: Proses Terasa Lambat: Solusi: Cek status permohonan Anda melalui PLN Mobile atau hubungi Contact Center 123 dengan nomor tiket pengajuan. Jika sudah terlalu lama dari estimasi waktu yang diberikan dan tidak ada kejelasan, datangi kantor layanan PLN dengan membawa bukti pengajuan untuk menanyakan langsung.
- Kendala: Petugas Susah Dihubungi untuk Survei/Pembongkaran: Solusi: Hubungi Contact Center 123 atau datang ke kantor layanan untuk menjadwalkan ulang atau menanyakan progres. Pastikan nomor telepon Anda selalu aktif saat proses berlangsung.
Kesabaran dan komunikasi yang baik dengan pihak PLN adalah kunci untuk mengatasi kendala yang mungkin timbul.
Pentingnya Prosedur Resmi¶
Sekali lagi, mengurus penghentian langganan PLN melalui prosedur resmi sangatlah penting. Ini bukan hanya soal mematuhi aturan, tetapi juga melindungi hak dan menghindari kewajiban yang tidak perlu. Dengan proses resmi, Anda memastikan bahwa:
- Status pelanggan Anda benar-benar dinonaktifkan.
- Tagihan listrik berhenti dibebankan ke alamat tersebut.
- Anda berhak menerima kembali Uang Jaminan Langganan Anda.
- Anda tidak dianggap melakukan tindakan ilegal (seperti pencurian listrik atau perusakan aset PLN).
- Tidak ada masalah data atau administrasi di kemudian hari jika properti tersebut akan disambung listrik lagi oleh pemilik baru.
Menginvestasikan sedikit waktu dan usaha untuk mengikuti prosedur resmi ini jauh lebih baik daripada menghadapi potensi masalah yang lebih besar di masa depan.
Itu dia panduan lengkap dan contoh surat permohonan untuk berhenti berlangganan PLN. Semoga informasi ini membantu Anda yang sedang atau berencana mengurus penghentian layanan listrik. Ingat, kunci utama adalah kelengkapan dokumen dan mengikuti prosedur yang ditetapkan PLN, baik itu lewat aplikasi PLN Mobile atau datang langsung ke kantor layanan.
Apakah Anda punya pengalaman mengurus penghentian langganan PLN? Atau mungkin ada tips lain yang ingin dibagikan? Yuk, ceritakan pengalaman atau pendapat Anda di kolom komentar di bawah!
Posting Komentar