Panduan Lengkap & Contoh Surat Penarikan Anak Magang: Mudah Dipahami!

Table of Contents

Pernah kebayang nggak sih, bagaimana caranya sebuah institusi pendidikan atau bahkan perusahaan menarik kembali anak magang yang sedang berkarya? Atau justru kamu sebagai anak magang ingin mengundurkan diri? Nah, surat penarikan anak magang ini adalah dokumen resmi yang punya peran penting banget, lho. Bukan cuma formalitas, surat ini jadi bukti tertulis bahwa ada perubahan status atau selesainya periode magang seorang mahasiswa atau siswa.

Surat ini nggak cuma soal mengakhiri, tapi juga tentang profesionalisme dan menjaga hubungan baik antara semua pihak. Ibaratnya, ini adalah jembatan komunikasi resmi agar semua proses berjalan lancar dan tidak menimbulkan kesalahpahaman. Jadi, yuk kita bahas tuntas apa itu surat penarikan magang, kapan dibutuhkan, dan bagaimana sih contohnya yang benar.

Kapan Surat Penarikan Magang Dibutuhkan?

Surat penarikan magang ini diperlukan dalam berbagai situasi, baik ketika program magang selesai sesuai jadwal maupun ada kondisi tertentu yang mengharuskan penarikan lebih awal. Memahami konteksnya penting banget agar surat yang dibuat relevan dan tepat sasaran. Mari kita lihat beberapa skenario umumnya.

Magang Berakhir Sesuai Jadwal

Ini adalah kondisi paling ideal dan sering terjadi, di mana periode magang yang sudah ditentukan sejak awal telah selesai. Misalnya, sebuah mahasiswa dari universitas A sudah menyelesaikan program magang selama tiga bulan di perusahaan X. Surat penarikan ini biasanya akan dikirimkan oleh pihak institusi pendidikan kepada perusahaan untuk secara resmi menyatakan bahwa masa magang telah usai. Tujuannya adalah untuk mengonfirmasi penyelesaian magang dan seringkali juga untuk meminta penilaian atau sertifikat magang.

Surat Magang Selesai
Image just for illustration

Penarikan Dini oleh Pihak Kampus/Sekolah

Ada kalanya, pihak institusi pendidikan harus menarik mahasiswanya lebih awal dari jadwal yang sudah disepakati. Hal ini bisa terjadi karena berbagai alasan, misalnya ada perubahan kurikulum, kebutuhan mendesak dari mahasiswa itu sendiri (seperti sakit atau urusan keluarga), atau bahkan karena kinerja mahasiswa yang tidak sesuai harapan di tempat magang. Surat penarikan dini ini berfungsi sebagai pemberitahuan resmi dan penjelasan mengapa penarikan tersebut harus dilakukan. Penting banget untuk menyertakan alasan yang jelas namun tetap menjaga profesionalisme dalam surat ini.

Penarikan Dini oleh Perusahaan

Nggak cuma dari institusi, perusahaan juga bisa lho memutuskan untuk mengakhiri program magang seorang peserta lebih awal. Alasan di baliknya bisa bermacam-macam, mulai dari restrukturisasi internal perusahaan, perubahan kebutuhan proyek, atau bahkan evaluasi kinerja magang yang kurang memuaskan. Surat dari perusahaan ini akan secara formal memberitahukan penarikan tersebut kepada institusi pendidikan dan juga mahasiswa yang bersangkutan. Komunikasi yang transparan dan alasan yang kuat sangat diperlukan dalam kasus ini agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Permintaan Pribadi Mahasiswa/i

Kadang, mahasiswa itu sendiri yang berinisiatif untuk mengundurkan diri dari program magang sebelum waktunya. Penyebabnya bisa bervariasi, misalnya merasa tidak cocok dengan lingkungan kerja, mendapatkan tawaran pekerjaan permanen, atau mungkin ada kendala pribadi yang tidak bisa dihindari. Dalam situasi ini, mahasiswa perlu mengajukan surat pengunduran diri magang kepada perusahaan dan, jika perlu, juga ke institusi pendidikan mereka. Meskipun bersifat pribadi, proses ini tetap harus dilakukan secara profesional dengan pemberitahuan yang cukup.

Komponen Penting dalam Surat Penarikan Magang

Supaya surat penarikan magang terlihat profesional dan informatif, ada beberapa komponen kunci yang wajib ada di dalamnya. Setiap bagian punya fungsinya masing-masing dalam menyampaikan pesan secara jelas dan resmi. Yuk, kita bedah satu per satu!

Kop Surat dan Nomor Surat (Jika dari Institusi)

Kalau surat ini dikeluarkan oleh institusi pendidikan (seperti kampus atau sekolah) atau perusahaan, kop surat adalah identitas pertama yang dilihat. Kop surat berisi logo, nama lengkap institusi/perusahaan, alamat, nomor telepon, dan email. Fungsinya agar surat terlihat resmi dan dari mana asalnya jelas. Nggak lupa, nomor surat juga penting sebagai kode arsip, memudahkan pelacakan dokumen di masa mendatang, lho.

Kop Surat Resmi
Image just for illustration

Tanggal Surat

Tanggal surat menunjukkan kapan dokumen itu dibuat. Ini penting banget untuk referensi waktu dan validitas informasi di dalamnya. Pastikan tanggalnya akurat dan sesuai dengan kapan surat itu ditandatangani dan dikirimkan.

Perihal

Bagian perihal ini berfungsi sebagai judul singkat yang langsung menjelaskan isi surat. Contohnya bisa “Pemberitahuan Penarikan Mahasiswa Magang” atau “Permohonan Penarikan Peserta Magang”. Dengan begitu, penerima surat bisa langsung paham inti pesannya tanpa perlu membaca keseluruhan. Ini sangat membantu efisiensi, apalagi di lingkungan kantor yang sibuk.

Pihak yang Dituju (HRD/Pimpinan Perusahaan)

Sebutkan dengan jelas kepada siapa surat ini ditujukan. Biasanya adalah Kepala Bagian HRD atau Pimpinan Perusahaan tempat magang. Pastikan nama jabatan dan alamat perusahaan ditulis dengan benar agar surat tidak salah alamat dan sampai ke tangan yang tepat. Ini menunjukkan profesionalisme pengirim.

Data Diri Mahasiswa/i Magang

Informasi ini wajib ada dan harus akurat. Sertakan nama lengkap mahasiswa/i, Nomor Induk Mahasiswa (NIM) atau Nomor Induk Siswa (NIS), jurusan/program studi, serta nama institusi pendidikan asal. Detail ini akan mempermudah pihak perusahaan untuk mengidentifikasi siapa yang dimaksud dalam surat tersebut.

Periode Magang

Jelaskan dengan spesifik kapan mahasiswa/i tersebut mulai dan berakhir magangnya. Contohnya, “Telah melaksanakan magang mulai tanggal 1 Januari 2023 hingga 31 Maret 2023.” Informasi ini penting untuk dokumentasi dan konfirmasi durasi magang yang telah dijalankan.

Tujuan Penarikan

Ini adalah inti pesan dari surat. Jelaskan alasan utama mengapa penarikan dilakukan. Apakah karena magang sudah selesai sesuai jadwal, penarikan dini karena suatu hal, atau pengunduran diri. Sampaikan secara jelas, padat, dan tidak bertele-tele, namun tetap dengan bahasa yang profesional dan sopan.

Ucapan Terima Kasih dan Harapan

Jangan lupakan bagian ini! Sampaikan terima kasih kepada perusahaan yang telah memberikan kesempatan magang. Ini menunjukkan etika yang baik dan menjaga hubungan positif. Kamu juga bisa menambahkan harapan baik untuk masa depan perusahaan atau kerja sama selanjutnya. Kesan yang baik itu penting, lho!

Penutup dan Hormat

Gunakan salam penutup yang formal seperti “Hormat kami,” atau “Dengan hormat,” diikuti dengan nama dan jabatan pengirim surat. Ini adalah standar baku dalam surat resmi yang menunjukkan kesopanan dan profesionalisme.

Tanda Tangan dan Nama Jelas

Surat resmi harus selalu ditutup dengan tanda tangan asli dan nama lengkap terang-terangan dari pihak yang bertanggung jawab. Jika dari institusi, ini adalah Dekan/Ketua Jurusan/Kepala Sekolah. Jika dari perusahaan, ini adalah Pimpinan/HRD. Ini adalah validasi bahwa surat tersebut resmi dan telah disetujui.

Contoh Surat Penarikan Anak Magang

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, di bawah ini ada beberapa contoh surat penarikan anak magang dari berbagai skenario yang sudah kita bahas sebelumnya. Kamu bisa menyesuaikannya dengan kebutuhanmu, ya!

Contoh 1: Dari Institusi Pendidikan (Magang Berakhir Sesuai Jadwal)

[Kop Surat Institusi Pendidikan]

Nomor: 123/FK/PS/IV/2024
Lampiran: -
Perihal: Pemberitahuan Penarikan Mahasiswa Magang

Yth.
Bapak/Ibu Pimpinan
[Nama Perusahaan Tujuan Magang]
[Alamat Lengkap Perusahaan]

Dengan hormat,

Sehubungan dengan berakhirnya program praktik kerja lapangan (magang) yang dilaksanakan oleh mahasiswa kami, dengan ini kami sampaikan bahwa:

Nama: [Nama Mahasiswa]
NIM: [NIM Mahasiswa]
Program Studi: [Nama Program Studi]
Fakultas: [Nama Fakultas]
Institusi: [Nama Universitas/Sekolah]

Telah selesai melaksanakan program magang di perusahaan Bapak/Ibu terhitung sejak tanggal 01 Januari 2024 hingga 31 Maret 2024. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesempatan dan bimbingan yang telah diberikan kepada mahasiswa kami selama periode tersebut. Pengalaman yang didapatkan tentunya sangat berharga bagi pengembangan kompetensi mahasiswa kami di masa depan.

Besar harapan kami agar kerja sama yang baik ini dapat terus terjalin di kemudian hari. Kami juga memohon bantuan Bapak/Ibu untuk dapat memberikan penilaian atau sertifikat penyelesaian magang bagi mahasiswa yang bersangkutan.

Atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,

[Tanda Tangan]

[Nama Lengkap Pimpinan Institusi (misal: Dekan/Ketua Jurusan)]
[Jabatan]

Contoh 2: Dari Institusi Pendidikan (Penarikan Dini karena Alasan Mendesak)

[Kop Surat Institusi Pendidikan]

Nomor: 124/FK/PS/IV/2024
Lampiran: -
Perihal: Pemberitahuan Penarikan Dini Mahasiswa Magang

Yth.
Bapak/Ibu Kepala Bagian HRD
[Nama Perusahaan Tujuan Magang]
[Alamat Lengkap Perusahaan]

Dengan hormat,

Merujuk pada surat pengantar magang kami Nomor: [Nomor Surat Pengantar Magang Sebelumnya] tanggal [Tanggal Surat Pengantar], dengan berat hati kami memberitahukan bahwa mahasiswa kami yang sedang melaksanakan program magang di perusahaan Bapak/Ibu:

Nama: [Nama Mahasiswa]
NIM: [NIM Mahasiswa]
Program Studi: [Nama Program Studi]
Fakultas: [Nama Fakultas]
Institusi: [Nama Universitas/Sekolah]

Perlu ditarik dari program magang lebih awal terhitung mulai tanggal 15 April 2024. Penarikan ini dilakukan karena [sebutkan alasan secara singkat dan profesional, misal: adanya perubahan mendesak dalam kurikulum akademik yang tidak dapat ditunda / kondisi kesehatan mendesak yang memerlukan perhatian penuh]. Kami memahami bahwa keputusan ini mungkin menimbulkan ketidaknyamanan dan kami memohon maaf atas hal tersebut.

Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas kesempatan dan bimbingan yang telah diberikan kepada mahasiswa kami selama berjalannya program magang. Semoga pengalaman singkat ini tetap memberikan nilai tambah bagi mahasiswa kami.

Besar harapan kami Bapak/Ibu dapat memahami situasi ini dan kami berharap kerja sama baik antara institusi kami dengan perusahaan Bapak/Ibu dapat terus terjalin di masa mendatang.

Atas perhatian dan pengertian Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,

[Tanda Tangan]

[Nama Lengkap Pimpinan Institusi]
[Jabatan]

Contoh 3: Dari Perusahaan (Mengakhiri Magang Lebih Awal)

[Kop Surat Perusahaan]

Nomor: HRD/SPM/V/2024
Lampiran: -
Perihal: Pemberitahuan Pengakhiran Program Magang

Yth.
Bapak/Ibu Ketua Program Studi [Nama Program Studi]
[Nama Universitas/Sekolah Mahasiswa]
[Alamat Lengkap Universitas/Sekolah]

Dengan hormat,

Menindaklanjuti program magang yang sedang berjalan di perusahaan kami, dengan ini kami sampaikan pemberitahuan terkait salah satu peserta magang dari institusi Bapak/Ibu:

Nama: [Nama Mahasiswa]
NIM: [NIM Mahasiswa]
Program Studi: [Nama Program Studi]
Institusi: [Nama Universitas/Sekolah]
Periode Magang: [Tanggal Mulai] s/d [Tanggal Seharusnya Berakhir]

Dengan berat hati kami memberitahukan bahwa program magang Saudara/i [Nama Mahasiswa] akan kami akhiri lebih awal terhitung mulai tanggal 20 Mei 2024. Keputusan ini kami ambil karena [sebutkan alasan secara profesional, misal: adanya penyesuaian kebutuhan tim kami dalam beberapa proyek terakhir / berdasarkan evaluasi kinerja yang belum memenuhi standar perusahaan]. Kami telah melakukan komunikasi internal dengan Saudara/i [Nama Mahasiswa] mengenai hal ini.

Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi Saudara/i [Nama Mahasiswa] selama berada di perusahaan kami dan berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal berharga di masa depan. Kami juga memohon maaf apabila keputusan ini menimbulkan ketidaknyamanan.

Semoga jalinan kerja sama antara [Nama Perusahaan] dengan [Nama Universitas/Sekolah] dapat terus berlanjut di lain kesempatan.

Atas perhatian dan pengertian Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,

[Tanda Tangan]

[Nama Lengkap Pimpinan HRD/Pimpinan Perusahaan]
[Jabatan]

Contoh 4: Dari Mahasiswa/i (Pengunduran Diri Magang)

[Alamat Mahasiswa/i]
[Nomor Telepon Mahasiswa/i]
[Email Mahasiswa/i]

[Tanggal Surat Dibuat]

Yth.
Bapak/Ibu Kepala Bagian HRD
[Nama Perusahaan Tempat Magang]
[Alamat Lengkap Perusahaan]

Dengan hormat,

Melalui surat ini, saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: [Nama Lengkap Mahasiswa/i]
NIM: [NIM/NIS Mahasiswa/i]
Program Studi: [Nama Program Studi]
Institusi: [Nama Universitas/Sekolah]

Bermaksud untuk mengajukan pengunduran diri dari program magang di [Nama Perusahaan Tempat Magang] yang telah saya jalani sejak tanggal [Tanggal Mulai Magang]. Pengunduran diri ini efektif berlaku mulai tanggal [Tanggal Efektif Pengunduran Diri, berikan jeda waktu 1-2 minggu sebagai pemberitahuan].

Keputusan ini saya ambil karena [sebutkan alasan singkat dan profesional, misal: adanya kesempatan lain yang lebih sesuai dengan jalur karier yang saya inginkan / alasan pribadi yang tidak dapat saya hindari]. Saya memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat keputusan ini.

Saya mengucapkan terima kasih banyak atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk belajar dan berkontribusi di [Nama Perusahaan Tempat Magang]. Pengalaman selama magang di sini sangat berharga dan banyak memberikan ilmu baru bagi saya. Saya berharap [Nama Perusahaan Tempat Magang] selalu sukses dan terus berkembang.

Demikian surat pengunduran diri ini saya sampaikan. Atas perhatian dan pengertian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

[Tanda Tangan]

[Nama Lengkap Mahasiswa/i]

Tips Tambahan agar Proses Penarikan Lancar

Mengakhiri suatu program, termasuk magang, butuh etika dan persiapan yang matang agar tidak meninggalkan kesan buruk. Ini dia beberapa tips yang bisa kamu terapkan agar proses penarikan magang berjalan mulus:

Komunikasi Awal Itu Penting!

Sebelum surat resmi dilayangkan, ada baiknya komunikasikan secara lisan terlebih dahulu. Jika kamu dari institusi, hubungi HRD perusahaan. Jika kamu anak magang, sampaikan niatmu kepada atasan langsung atau pembimbing magang. Keterbukaan akan sangat dihargai dan mengurangi potensi miskomunikasi. Jangan sampai perusahaan atau atasan kaget tiba-tiba menerima surat tanpa ada obrolan sebelumnya, ya.

Perhatikan Etika Profesional

Meski ada kebutuhan untuk menarik atau mengundurkan diri, jaga selalu sikap profesionalmu. Sampaikan alasan dengan jelas dan sopan, hindari menyalahkan pihak lain. Ini bukan hanya tentang menyelesaikan kewajiban, tapi juga menjaga reputasi kamu atau institusi. Ingat, dunia kerja itu sempit, lho!

Serahkan Tanggung Jawab dengan Baik

Jika kamu seorang anak magang yang akan ditarik atau mengundurkan diri, pastikan semua tugas yang menjadi tanggung jawabmu sudah diselesaikan atau diserahkan kepada rekan kerja/atasan dengan rapi. Buatlah handover yang jelas agar tidak ada pekerjaan yang terbengkalai. Ini menunjukkan dedikasi dan tanggung jawab hingga akhir.

Mintalah Sertifikat Magang

Sertifikat magang itu penting banget sebagai bukti pengalaman kerja, lho! Jangan lupa untuk meminta atau menanyakan proses penerbitan sertifikat ini kepada pihak perusahaan. Biasanya, surat penarikan dari institusi juga akan menyertakan permintaan sertifikat ini. Simpan baik-baik karena ini bisa jadi modal untuk karier di masa depan.

Sertifikat Magang
Image just for illustration

Jaga Hubungan Baik

Dunia ini berputar, jadi menjaga hubungan baik dengan semua pihak itu krusial. Siapa tahu di kemudian hari kamu butuh referensi dari perusahaan tempat magang, atau institusi kamu ingin bekerja sama lagi dengan perusahaan tersebut. Networking adalah kunci, dan kesan terakhir yang baik akan sangat membantu.

Manfaat Surat Penarikan Magang

Mungkin ada yang berpikir, “Ah, surat kan cuma formalitas.” Eits, jangan salah! Surat penarikan magang punya banyak manfaat penting, lho, baik bagi institusi, perusahaan, maupun anak magang itu sendiri.

Dokumentasi Resmi

Surat ini berfungsi sebagai bukti tertulis yang sah mengenai berakhirnya atau penarikan magang seseorang. Ini sangat berguna untuk keperluan administrasi dan pencatatan baik di pihak institusi maupun perusahaan. Dokumen resmi ini bisa disimpan sebagai arsip penting untuk referensi di kemudian hari.

Kejelasan Informasi

Dengan adanya surat, semua pihak akan mendapatkan informasi yang jelas dan terstruktur mengenai status magang. Tidak ada lagi kebingungan atau salah paham mengenai kapan magang berakhir, siapa yang ditarik, dan mengapa. Ini membantu transparansi dalam proses.

Profesionalisme

Penggunaan surat resmi menunjukkan profesionalisme dari semua pihak yang terlibat. Institusi menunjukkan bahwa mereka serius dalam mengelola program magang, perusahaan menunjukkan bahwa mereka menghargai proses resmi, dan mahasiswa menunjukkan bahwa mereka menghormati etika kerja.

Referensi Masa Depan

Bagi mahasiswa, surat penarikan yang dilengkapi dengan penilaian atau sertifikat magang dari perusahaan bisa menjadi referensi yang kuat saat melamar pekerjaan di masa depan. Ini membuktikan bahwa kamu pernah memiliki pengalaman kerja yang diakui. Sementara bagi institusi dan perusahaan, surat ini bisa menjadi dasar evaluasi kerja sama mereka.

Fakta Menarik Seputar Magang dan Penarikannya

  • Magang Sebagai Gerbang Karir: Tahukah kamu, banyak perusahaan besar seringkali merekrut karyawan tetap dari lulusan program magang mereka? Data menunjukkan bahwa sekitar 70% magang dapat berujung pada tawaran pekerjaan penuh waktu. Ini menjadikan magang sebagai “masa percobaan” yang sangat berharga!
  • Durasi Magang Ideal: Meskipun bervariasi, magang yang paling efektif umumnya berlangsung antara 3 hingga 6 bulan. Durasi ini dianggap cukup untuk peserta magang bisa beradaptasi, belajar, dan memberikan kontribusi yang berarti.
  • Pentingnya Mentor: Keberhasilan magang tidak hanya ditentukan oleh tugas, tapi juga oleh kualitas mentor. Mentor yang baik bisa memberikan bimbingan, feedback, dan jaringan yang tak ternilai harganya bagi peserta magang.
  • Tren Magang Online: Terutama pasca-pandemi, magang secara daring (online) semakin populer. Ini membuka kesempatan bagi lebih banyak mahasiswa untuk merasakan pengalaman kerja dari mana saja, meskipun tantangannya adalah mempertahankan interaksi dan budaya perusahaan.
  • Etika Penarikan Dini: Mengundurkan diri dari magang secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan yang cukup bisa merusak reputasi seorang mahasiswa. Para profesional HR sangat menghargai etika dalam proses penarikan, termasuk memberikan notice period yang wajar (biasanya 1-2 minggu). Ini mencerminkan kedewasaan dan tanggung jawab.

Diagram Alur Proses Penarikan Magang

Supaya kamu makin paham, ini dia visualisasi sederhana mengenai alur proses penarikan anak magang.

```mermaid
graph TD
A[Mulai] → B{Skenario Penarikan?};
B – Magang Selesai → C[Institusi Kirim Surat Penarikan & Permintaan Sertifikat];
B – Ditarik Dini Institusi → D[Institusi Kirim Surat Penarikan Dini & Alasan];
B – Ditarik Dini Perusahaan → E[Perusahaan Kirim Surat Pengakhiran Magang & Alasan];
B – Pengunduran Diri Mahasiswa → F[Mahasiswa Kirim Surat Pengunduran Diri Magang];

C --> G[Perusahaan Verifikasi & Proses Sertifikat/Penilaian];
D --> G;
E --> G;
F --> G;

G --> H[Koordinasi Penyerahan Tugas/Serah Terima];
H --> I[Penerbitan Sertifikat Magang (jika ada)];
I --> J[Arsip Dokumen oleh Semua Pihak];
J --> K[Selesai];

```

Checklist Penting Sebelum Mengirim Surat Penarikan

Sebelum kamu menekan tombol kirim atau menyerahkan surat penarikan, pastikan semua poin di bawah ini sudah kamu cek, ya:

  • Identitas Lengkap: Nama, NIM/NIS, jurusan, institusi, nama perusahaan, alamat, dan tanggal sudah tertulis dengan benar.
  • Perihal Jelas: Inti surat sudah tergambar dari perihal yang ditulis.
  • Tujuan Penarikan Akurat: Alasan penarikan disampaikan dengan jujur, jelas, dan profesional.
  • Periode Magang Tepat: Tanggal mulai dan berakhirnya magang (atau tanggal efektif penarikan) sudah sesuai.
  • Ucapan Terima Kasih: Sudahkah kamu menyampaikan apresiasi? Jangan lupa!
  • Tanda Tangan Asli: Surat sudah ditandatangani oleh pihak yang berwenang (Dekan/HRD/diri sendiri).
  • Lampiran (Jika Ada): Jika ada dokumen pendukung, pastikan sudah dilampirkan.
  • Reviu Ulang: Baca ulang surat untuk memastikan tidak ada typo atau kesalahan informasi.

Dengan mengikuti panduan ini, proses penarikan magangmu pasti akan berjalan lancar dan profesional. Ingat, etika dan komunikasi adalah kunci dalam setiap interaksi profesional.

Punya pengalaman menarik seputar penarikan magang? Atau ada pertanyaan lebih lanjut? Jangan sungkan untuk berbagi di kolom komentar di bawah ini, ya! Mari kita diskusi!

Posting Komentar